Posts Subscribe comment Comments

MisterSemprot.com

Persema Mundur Usai Derby

MALANG - Jika Persibo Bojonegoro langsung menyatakan mundur dari Indonesia Super League (ISL), tak demikian dengan Persema Malang. Tim juga memutuskan berbelok ke Indonesia Premier League (IPL) tersebut terlihat adem ayem.

Usut punya usut, ternyata Persema masih menunggu pertandingan derby satu kota menghadapi Arema FC 4 Januari nanti di Stadion Kanjuruhan, Malang. Manajemen Persema tak ingin melewatkan pertandingan yang sarat gengsi dan tensi itu.

Ketua Umum Persema Malang Peni Suparto secara gamblang menyebut pertandingan menghadapi Arema haru digelar. Baru setelah laga tersebut, Persema akan mengundurkan diri dari ISL dan langsung berjibaku di kompetisi tandingan.

“Hingga sekarang Persema belum mundur dari ISL. Kami masih menunggu pertandingan melawan Arema FC. Sayang kalau pertandingan bergengsi itu dilewatkan. Baru setelah itu kita akan mengambil keputusan,” kata Peni yang juga Walikota Malang.

Kendati Persibo sudah mengundurkan diri, Persema tidak akan langsung latah dan mengikutinya. Sejauh ini tim yang dilatih Timo Scheunemann masih terus menggelar latihan sebagai persiapan pertandingan derby di Kanjuruhan.

Terkait ancaman hengkangnya pemain seperti yang dialami Persibo, Peni juga terlihat tenang. Menurutnya pemain bebas menentukan langkah, walau harus menghormati kesepakatan kontrak. Misalnya pemain yang baru dinaturalisasi, Irfan Bachdim.

Selama masih terikat kontrak dengan Laskar Ken Arok, maka Irfan harus mengikuti Persema di kompetisi mana saja. Itu juga berlaku untuk pelatih Timo Scheunemann. “Irfan dan Timo tetap di Persema dan akan bertanding di kompetisi IPL,” cetus pria berkumis ini.

Terkait ancaman pencabutan lisensi kepelatihan Timo, Peni tak yakin PSSI bisa melakukannya. Pasalnya, Timo tidak memegang lisensi dari AFC, melainkan lisensi A dari UEFA (Eropa). Dengan demikian PSSI harus mengadu ke UEFA dulu sebelum mencabut lisensi tersebut.

Sedangkan soal pemain yang ikut IPL, ia tak setuju jika PSSI menebar ancaman dengan embel-embel sanksi. Seharusnya PSSI mendukung pemain yang berlaga di kompetisi mana pun, terutama pemain tim nasional seperti Irfan Bachdim. (bola.okezone.com)

0

Silahkan Tulis Komentar Anda ...